KEPADA SEGENAP HAQ ALLAH SWT
AwalNYA agama adalah Ma’rifatulloh, mengenal kpd HAQ ALLAH SWT, tdk dikatakan sbg agama apabila tdk diawali ma’rifat kpd HAQ ALLAH SWT, krn AWALUDDIN MA’RIFATULLOH warisatun anbiya, ma’rifat kpd Haq ALLAH adalah warisan para NABI para ANBIYA ! Ma’rifatulloh dalam bahasa keseharian adalah kenal lalu mengenal kpd segenap HAQ ALLAH SWT, dalam hal ini ada beberapa tahap yang harus kita ketahui, kita mengerti serta kita fahami secara baik dan benar, antara lain : mengenal kepada , ASMA-NYA, SIFAT-NYA, AF’AL-NYA, ZAT-NYA.
Sbg mahluk ALLAH SWT dan sbg umat nabi MUHAMMAD SAW, tentunya kitapun sdh pasti harus menggali, menemukan, hingga mendapatkan, kemudian mengkaji, mengerti, memahami, memastikan serta memelihara Warisan tsb, krn NABI MUHAMMAD SAW adalah satu-satunya contoh langsung yang ALLAH SWT nyatakan sbg suri tauladan bagi seluruh umat manusia yang mengaku serta merasa sbg umatNYA. Dengan catatan : jangan pernah mengaku atau merasa sbg NABI, tp lebih baik berkepribadianlah sperti yg telah Nabi contohkan, dengan senatiasa membawakan dan memperbaiki syari’atNYA serta menyempurnakan ahlaq’NYA sbg sarana dan prasarana syiar kita dimana, saja kapan saja, serta kepada siapa saja, krn ISLAM itu RAHMATIN LIL ALAMIN.
Kenapa kita harus MA’RIFAT, kita harus mengenal ? krn Mustahil kita bisa INGAT klo kita tdk pernah MENGENAL,tapi apasaja yang sdh kita KENALI baru bisa kita INGAT ! krn sebodohnya manusia selalu menuntut bukti ! sedangkan ADA’NYA YANG ADA BUKTI ADA-NYA, ADA-NYA mahluk BUKTI ADA-NYA ALLAH SWT, tapi TIDAK semua mahluk DAPAT MEMBUKTIKAN ADA-NYA ALLAH, kecuali yang dikehendaki melalui Berkah Ridho Karunia terutama HIDAYAH-NYA ! Syukron Gufron Subhanallah segala puji semata hanya milik ALLAH, kita diciptakan oleh ALLAH SWT sebagai Manusia, mahluk yang paling sempurna diantara mahluk lainnya, krn sebagai mahluk sempurna yang namanya manusia dikaruniai HATI agar senantiasa dapat INGAT kpd ALLAH YANG MAHA PENCIPTA, dibekali AKAL untuk dapat membedakan HAQ dan BATHIL, serta diberkahi PANCA INDERA agar mampu merasakan & mensyukuri segenap NIKMAT-NYA. Oleh karena itu MANUSIA sbg mahluk sempurna yang diciptakan ALLAH SWT tentunya KITA tidak sama atau jangan sampai disamakan dengan WAYANG / BONEKA, krn Wayang / Boneka tidak mungkin bisa kenal apalagi mengenal kepada DALANG-NYA tp DALANG sudah pasti KENAL serta MENGENAL kepada Wayangnya / krn DALANGlah yang menghidupkan, menggerakan, mengatur, memberikan peran, serta menghentikan /mematikan geraknya !!! jadi apabila kita sebagai manusia mahluk paling sempurna yang diciptakan oleh ALLAH SWT, tidak bisa atau bahkan sampai tidak dapat kenal serta mengenali SANG MAHA PENCIPTA-NYA, kita ini tidak lebih tidak kurang sama dengan WAYANG/BONEKA yang tidak bisa KENAL DAN mengenal DALANG-NYA ?
“…SESUNGGUH-NYA AL-QUR’AN ITU BAGI YANG BERFIKIR, MAU BERFIKIR TP SUDAHKAH TERFIKIRKAN…. “ ,BILLAHI TAUFIQ WAL HIDAYAH, WASSALAMU ALAIKUM WR, WB. Boc@h@ngon
